Tag Archives: SD

Image

Zedutopia – Program Belajar Khusus

zedutopia (2)

Advertisements

Pendidikan Keluarga Dalam Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

Oleh :  Zaitu Asrilla

Karaktervorming dan Sociale Opvoeding
Berikanlah satu hari kepada Keluarga

Jauh sebelum hingar bingar dan maraknya pemikiran sekolah alternatif homeschooling, sesungguhnya Ki Hadjar Dewantara beberapa dekade lalu sudah memikirkan dengan sungguh-sungguh tentang pendidikan keluarga.

Bagi Ki Hadjar, keluarga yaitu kumpulnya beberapa orang yang terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang khak, pun berkehendak juga bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk kemuliaan satu-satunya dan semua anggauta. Di dalam hidup keluarga terdapatlah aturan yang berdasarkan cinta-kasih (yakni Gusti yang tak terlihat), menuju tertib dan damai buat persatuannya, selamat dan bahagia buat masing-masing anggautanya, sedangkan bersatunya keluarga selalu diutamakan.

Continue reading

Hati-Hati Memilih Buku Pelajaran

Kasus buku pelajaran yang berisi konten atau materi yang tidak pantas untuk anak terulang lagi. Kali ini buku dengan judul “Aku Senang Belajar Bahasa Indonesia”, untuk SD MI kelas 6, Penyusun : Ade Khusnul dan M.Nur Arifin Editor :Asep Setiawan
edisi :cetakan pertama Maret 2013 Penerbit : CV Graphia Buana Alamat penerbit: Jalan Temanggung Wiradireja ,Tanah Baru, Bogor Utara ,Kota Bogor menuai getahnya.

Didalam buku tersebut terdapat cerita dewasa yang sangat tidak pantas dibaca oleh anak-anak, bahkan berbau pornografi. Ini bukan kasus pertama dalam dunia buku pelajaran anak-anak di Indonesia. Fatalnya lagi, buku ini adalah buku paket yang dipergunakan secara luas di sekolah-sekolah. Apabila sempat terbaca oleh anak-anak, tak terbayang efek negatif dari bacaan ini.

Untuk itu, para pendidik, guru, orang tua harus semakin kritis memilih buku-buku yang dipergunakan oleh sekolah. Karena pada akhirnya masyarakat harus tahu bahwa kendali mutu perbukuan di dunia pendidikan kita sangat lemah, maka masyarakat harus lebih kritis memilah dan memilih mana buku yang layak dijadikan pegangan di sekolah. Kritisi kembali partner penerbit dengan sekolah apakah buku-bukunya layak dipergunakan atau tidak.

Tugas kita sebagai pendidik, guru dan orang tua untuk menyelamatkan masa depan anak bangsa dengan mengawasi kualitas bacaan yang dibaca oleh anak-anak.