Mengapa Memilih Homeschooling ?

Pertanyaan besar yang sering saya ajukan ketika ada orang bertanya mengenai homeschooling adalah : mengapa ayahbunda tertarik dengan homeschooling ?

Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih homeschooling untuk pendidikan anak-anaknya. Saya pribadi memilih homeschooling untuk anak saya dalam rentang waktu “golden age”nya karena secara teoritik dan alamiah kebutuhan sosial terpenting anak di usia emas adalah orang tua dan keluarga intinya. Kedekatan anak dengan orang tua dan keluarganya membentuk kepercayaan diri anak dan mempertinggi self-esteemnya. Sederhananya, anak merasa disayang, merasa aman, merasa dalam lingkungan yang mendukungnya. Rasa aman dan kepercayan dirinya akan terbawa hingga memasuki usia kanak-kanak dan usia remaja sehingga dia akan lebih mudah bersosialisasi. Dan cukup terbukti pada perkembangan kedua anak saya yang cukup mudah bersosialisasi, tidak ¬†cengeng dan mandiri selama periode masa emas mereka.

Alasan di atas adalah alasan pribadi yang bersifat subjektif. Dan memang hampir semua alasan orang tua memilih homeschooling untuk anaknya adalah karena alasan subjektif yang didasari pada kebutuhan masing-masing anak dan orang tua. Homeschooling memiliki konsekuensi-konsekuensi logis yang harus dipikirkan matang oleh orang tua karena keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak jauh lebih intens dan dalam, ketimbang jika anak bersekolah di sekolah formal. Kondisi-kondisi orang tua juga ikut berperan pada pilihan-pilihan tersebut. Jika orang tua merasa mampu untuk terlibat dalam mempersiapkan, melaksanakan, mengevaluasi kegiatan pembelajaran secara mandiri bagi anak-anaknya, maka homeschooling tunggal bisa dipertimbangkan untuk dilakukan. Namun, jika orang tua menyadari keterbatasan-keterbatasannya misalnya keterbatasan waktu atau keterbatasan kemampuan maka anak-anak bersekolah di sekolah formal atau dalam kondisi-kondisi tertentu dapat bergabung dalam homeschooling majemuk atau homeschooling komunitas.

Homeschooling bisa jadi lahir untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan pendidikan anak yang tidak selamanya mampu dijawab oleh model pendidikan formal yang sudah ada. Awalnya homeschooling lahir dari keluarga-keluarga yang berusaha menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin beragam. Dengan berbagai varian metode dan model, homeschooling menjadi sebuah model pendidikan alternatif yang lahir dari keluarga untuk keluarga, dari masyarakat untuk masyarakat. Sehingga kembali pada alasan mengapa memilih homeschooling, keputusan harus lahir dari sebuah kesadaran tinggi terhadap kebutuhan pendidikan anak dan keluarga, memilah dan menimbang kelebihan dan kelemahannya, cocok atau tidak dengan gaya belajar dan kepribadian anak, sehingga homeschooling tidak dilihat salah kaprah sebagai bentuk trend pendidikan, namun merupakan sebuah pilihan logis dalam memilih bentuk pendidikan sebagai bekal masa depan anak.

Zaitu Asrilla, penggiat homeschooling

Advertisements

3 Comments

Filed under Zedutopia Program Belajar Khusus

3 responses to “Mengapa Memilih Homeschooling ?

  1. makasih telah berbagi informasi min

  2. sama-sama, semoga bermanfaat ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s